Page

Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2011

Sakoteng Ronde - kuliner malam tasikmalaya

Melewati jalan Cihideung - Tasikmalaya pada malam hari tidak akan lengkap rasanya sebelum menikmati jajanan "Sakoteng Ronde".

sakoteng ronde
jajanan khas malam ini biasa nya mulai ada dari jam 19.00 - 24.00 (buka tiap hari klo G salah) :D
dengan harga yang cukup terjangkau pembeli bisa merasakan hangatnya sakoteng, jajan ini jg cocok jg untuk daya tahan tubuh terutama untuk yang suka begadang. :D


Sabtu, 29 Januari 2011

Peta Wisata Kuliner Tasikmalaya

Pemerintah kota tasikmalaya berencana menyebar 2500 lembar peta wisata kuliner Tasikmalaya ke berbagai kota lainnya dengan tujuan untuk menarik wisatawan domestik di indonesia.
selain dikenal dengan kota santrinya pemerintah kota tasikmalaya mungikn akan di kenal dengan kota sejuta kuliner yang akan siap di jajakan di kota tasikmalaya.

peta wisata kuliner tasikmalaya.


Selasa, 07 Desember 2010

Perkenalkan Kuliner Tasikmalaya

Komunitas Wisata Kuliner Tasikmalaya (KWKT)
KOMUNITAS ini berangkat dari sejumlah pertemuan kecil yang dilakukan oleh Teguh Nugraha, salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Tasikmalaya, dengan beberapa rekannya. Mereka bertemu sambil menikmati ragam penganan yang ada di daerah Tasikmalaya.
Pertemuan itu hampir rutin dilakukan setiap sepekan satu kali, sambil melepas kepe-natan setelah bekerja. Dari pertemuan kecil tersebut, ternyata ada kesadaran bahwa mereka punya kesamaan dalam satu urusan, yaitu penikmat kuliner. Akhirnya, tanggal 30 November 2008, didirikan Komunitas Wisata Kuliner Tasik (KWKT) dengan sekretariat di Jln. Tentara Pelajar, Kota Tasikmalaya.
"Saya waktu itu berpikiran bahwa komunitas ini didirikan tidak saja untuk kepentingan di antara kami pencinta kuliner. Tetapi, lebih dari itu, dari hasil diskusi di antara kami, bahwa Tasikmalaya memiliki potensi luar biasa dalam urusan penganan," kata Teguh Nugraha dalam perbincangan dengan "PR" di salah satu tempat kuliner yang ada di Kota Tasikmalaya.
Duduk sebagai pengurus KWKT sekaligus pendiri awal, yaitu Teguh Nugraha (ketua), Firman Khrisnawan (redaktur), Duddy R.S. (redaktur), Irma Ruhyati (sekretaris), Desi Nurariasari (bendahara), Nuraeni (humas), Teten Rustendi (redaktur), Fityan Aonilah (redaktur), Kankan Iskandar (fotografer), Fiat Bagus Purnama (adminisrasi di Facebook dan sekretariat), Erik (fotografer), dan Helma (web-master).
Pendiri tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda, mulai dari PNS, pengusaha, santri, wartawan, dan lainnya. Wadah itu mereka perkenalkan lewat jejaring sosial Facebook. Di antara mereka juga menjalin komunikasi serta tukar informasi dengan memanfaatkan jejaring sosial.

Minggu, 24 Oktober 2010

Nasi TO, Kuliner Khas Tasikmaya


Nasi TO Khas Tasikmalaya
Bagaimana sebuah kota bisa terus hidup dan membahagiakan warga  dan para penghuninya? Salah satunya ; dengan menjaga serta melestarikan warisan kuliner yang dimiliki para pendahulu mereka, dan mempersilakan mereka menikmatinya dengan kegembiraan.

Kota Tasik juga memiliki warisan kuliner yang terjaga, membanggakan, dan karena alasan itu tadi, dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dengan penuh kebahagiaan. Terutama jika kita merujuk pada produk kuliner yang satu ini : Nasi Tutug Oncom.